BLANTERVIO103

Contoh Memilih Keuntungan Maksimum Menurut Fungsi Tujuan

Contoh Memilih Keuntungan Maksimum Menurut Fungsi Tujuan
10/04/2018
.com - (misal 6 : ). Seorang pedagang buah hendak menjual buah mangga dan pisang dengan memakai gerobak. Pedagang tersebut membeli buah mangga dengan harga Rp 8.000,00/kg dan membeli buah pisang dengan harga Rp 6.000,00/kg. Modal yang tersedia Rp 1.200.000,00 dan gerobaknya spesialuntuk sanggup menampung mangga dan pisang sebanyak 180 kg. Jika harga jual mangga ialah Rp 9.200,00/kg dan harga jual pisang adalah  Rp 7.000,00/kg, maka tentukanlah keuntungan maksimum yang diperoleh pedagang tersebut!

Pembahasan : 
Karena ditanya keuntungan maksimum, maka fungsi tujuannya berafiliasi dengan keuntungan dari menjual buah mangga dan buah pisang perkilonya. Oleh alasannya ialah itu, fungsi tujuan sanggup ditetapkan dalam variabel jumlah pisang dan jumlah mangga.

Karena variabel dalam soal ini ialah banyak mangga dan pisang yang dijual, maka sanggup dilakukan pemisalan variabel sebagai diberikut:
1). Banyak mangga yang dijual = x
2). Banyak pisang yang dijual = y

Selanjutnya, untuk menyusun fungsi tujuannya kita juga harus mengetahui terlebih lampau keuntungan dari masing-masing penjualan mangga dan pisang. Berikut untung penjualan :
1). Keuntungan menjual mangga = 9.200 - 8.000 = 1.200
2). Keuntungan menjual pisang = 7.000 - 6000 = 1.000

Jika ditetapkan dalam variabel x dan y, maka fungsi tujuannya ialah :F(x,y) = 1.200x + 1.000y

Arti dari fungsi tujuan tersebut ialah berapa nilai x (banyak mangga yang dijual) dan nilai y (banyak pisang yang dijual) biar diperoleh nilai F yang terbesar. melaluiataubersamaini kata lain, biar diperoleh keuntungan yang terbaik.

Model matematika atau sistem pertidaksamaan yang memenuhi soal tersebut ialah :
1). Jumlah mangga dan pisang tidak lebih dari 180 kg → x + y ≤ 180
2). 8.000x + 6.000y ≤ 1.200.000 → 4x + 3y ≤ 600
3). Banyak mangga mustahil negatif → x ≥ 0
4). Banya pisang mustahil negatif → y ≥ 0

Titik potong masing-masing garis terhadap sumbu x dan sumbu y :
Garis x + y = 180
1). untuk x = 0 , maka y = 180 → titik potong (0, 180)
2). untuk y = 0, maka x = 180 → titik potong (180,0)

Garis 4x + 3y = 600
1). untuk x = 0, maka y = 200 → titik potong (0, 200)
2). untuk y = 0, maka x = 150 → titik potong (150, 0)

Selanjutnya gambarkan grafik yang bersesuain dengan sistem pertidaksamaan yang sudah diperoleh. Gunakan titik potong yang sudah dihitung di atas kemudian tentukan kawasan himpunan penyelesaiannya. Daerah HP ditunjukkan oleh kawasan yang diarsis pada gambar di bawah ini.

 Seorang pedagang buah hendak menjual buah mangga dan pisang dengan memakai  gerobak CONTOH MENENTUKAN LABA MAKSIMUM BERDASARKAN FUNGSI TUJUAN

Dari grafik di atas diketahui ada tiga titik pojok yaitu A, B, dan C. Titik A dan C sanggup ditentukan spesialuntuk dengan melihat gambar sedangkan titik B harus dihitung terlebih lampau.

Titik B ialah perpotongan antara garis x + y = 180 dengan 4x + 3y = 600.
 Seorang pedagang buah hendak menjual buah mangga dan pisang dengan memakai  gerobak CONTOH MENENTUKAN LABA MAKSIMUM BERDASARKAN FUNGSI TUJUAN
Dari perhitungan tersebut, maka diketahui titik B(60, 120). Selanjutnya untuk dilakukan pengujian terhadap ketiag titik pojok A, B, dan C untuk mengetahui titik mana yang menghasilkan nilai F maksimum atau nilai terbesar.

Substitusi titik pojok pada fungsi adil F(x,y) 1.200x + 1.000y :
1). A (0, 180) → F(x,y) =1.000(180) = 180.000
2). B (60, 120) → F(x,y) = 1.200(60) + 1.000(120) = 192.000
3). C (150,0) → F(x,y) = 1.200(150) = 180.000

Dari perhitungan di atas sanggup dilihat bahwa titik yang menghasilan nilai terbesar ialah titik B(60, 120). Kaprikornus keuntungan maksimum yang diperoleh pedagang buah ialah Rp 192.000,00. Agar keuntungan maksimum, pedagang harus menjual 60 kg mangga dan 120 kg pisang.

misal Terkait : Menentukan Syarat Nilai Optimum Fungsi Tujuan
Sebuah perusahaan properti memproduksi dua macam lemari pakaian yaitu tipe lux dan tipe sport dengan memakai 2 materi dasar yang sama yaitu kayu jati dan cat pernis. Untuk memproduksi 1 unit tipe lux diharapkan 10 batang kayu jati dan 3 kaleng cat pernis, sedangkan untuk memproduksi 1 unit tipe sport diharapkan 6 batang kayu jati  dan 1 kaleng cat pernis.

Biaya produksi tipe lux dan tipe sport masing-masing ialah Rp 40.000 dan Rp 28.000 per unit. Untuk satu periode produksi, perusahaan memakai paling sedikit 120 batang kayu jati dan 24 kaleng cat pernis. Bila perusahaan harus memproduksi lemari tipe lux paling sedikit 2 buah dan tipe sport paling sedikit 4 buah, tentukan banyak lemari tipe lux dan tipe sport yang harus diproduksi biar biaya produksinya minimum!

Baca juga : Pembahasan Titik Optimum Fungsi Tujuan >>
Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

3612692724025099404