BLANTERVIO103

Algoritma Pseudocode Menghitung Luas Lingkaran, Segitiga, Persegi Panjang Dan Trapesium

Algoritma Pseudocode Menghitung Luas Lingkaran, Segitiga, Persegi Panjang Dan Trapesium
1/13/2019
Untuk memahami bahasa pemrograman setidaknya kita harus memahami algoritma, tujuannya yaitu biar kita terbiasa dan memahami logikanya. Untuk memecahkan dilema memakai algoritma, ada tiga kategori yang dapat kita gunakan yaitu, algoritma bahasa natural, algoritma flowchart dan algoritma pseudocode.

Algoritma bahasa natural yaitu urutan langkah-langkah untuk memecahkan dilema yang memakai bahasa kita sehari-hari yang gampang sekali dipahami, sedangkan algoritma flowchart yaitu pemecahan dilema algoritma memakai simbol-simblo khusus, algoritma ini akan membantu anda memahami kecerdikan proses pemecahan dilema secara visual, sedangkan algorit pseudocode merupakan algoritma yang memakai bahasa tiruan yang seolah-olah dengan arahan bahasa pemrograman yang akan digunakan.

Pada algoritma pseudocode tidak ada arahan standar, namun arahan yang dipakai merupakan arahan tiruan dari bahasa pemrograman yang ingin digunakan, kalau bahasa pemrograman yang akan dipakai yaitu bahasa pascal, maka arahan pseudocode akan mirip arahan pascal, begitu juga dikala bahasa pemrograman yang akan dipakai yaitu C++, maka arahan algoritma pseudocode juga akan mirip arahan bahasa pemrograman pascal.

Untuk lebih memahami implementasi algoritma, maka di artikel kali ini aku akan menguraikan beberapa tumpuan algoritma pseudocode untuk memecahkan dilema matematika menghitung luas lingkaran, menghitung luas segitiga, persegi panjang dan trapesium.

1. Algoritma Pseudocode menghitung luas lingkaran.

Untuk menghitung luas bulat memakai algoritma pseudocode, kita harus mengetahui  rumus luas bulat sebagai berikut:
Untuk memahami bahasa pemrograman setidaknya kita harus memahami  algoritma Algoritma pseudocode menghitung luas lingkaran, segitiga, persegi panjang dan trapesium
Rumus luas bulat yaitu phi x r x r, atau 1/4 x phi x d x d.

Contoh berikut yaitu algorimat pseudocode untuk menghitung luas bulat memakai pendekatan bahasa pemrograman pascal, dimana jari-jari diinput oleh pengguna dan balasannya dicetak, yaitu sebagai berikut:

program hitung_luas_lingkaran
deklarasi
var phi : float;
var r,luas:integer;
algoritma:
phi <-- 3.14;

read(r); {diinput user}

luas <-- phi * r *r;

write(luas);

2. Algoritma Pseudocode menghitung luas segitiga

Sebelum menuliskan algoritma pseudocode untuk menghitung luas segitiga, maka kita harus mengetahui dulu rumus menghitung luas segitiga sebagai berikut:


Untuk menghitung luas segitiga, maka kita harus mengetahui tinggi dan juga bantalan segitiga tersebut.

Contoh berikut yaitu pemecahan algoritma memakai pseudocode dengan pendekatan bahasa pemrograman pascal untuk menghitung luas segitiga dimana alasnya =10 dan tingginya = 15, dan balasannya dicetak.

program hitung_luas_segitiga

deklarasi
var luas,alas,tinggi:integer;

algoritma:
alas <-- 10;
tinggi <-- 15;

luas <-- 1/2 * bantalan * tinggi

write(luas)


3. Algoritma pseudocode menghitung luas persegi panjang

Sebelum menuliskan algoritma pseudocode untuk menghitung luas persegi panjang, setidaknya kita harus mengetahui rumus luas persegi panjang, sebagai berikut:
Contoh
Algoritma pseudocode menghitung luas persegi panjang dimana panjang dan lebarnya diinput dan luasnya ditampilkan.

program hitung_luas_segi_panjang

deklarasi
var panjang,lebar,luas:integer;

algoritma:
read(panjang);
read(lebar); 

luas <-- panjang * lebar;

write(luas);


4. Algoritma Pseudocode Menghitung Luas Trapesium

Rumus perhitungan luas trapesium yaitu sebagai berikut:

 Contoh hitung luas trapesium dengan penjang sisi-sisinya AB=10, BC=6, CD=AD=8, t=7

program hitung_luas_trapesium

deklarasi
var luas, ab, cd, t:integer;

algoritma:
ab <-- 10;
cd <-- 8;
t <-- 7;

luas <-- 1/2 * ab * cd * t;

write <-- luas ;
 

Itulah penulisan algoritma pseudocode yang berkaitan dengan matematika untuk menghitung rumus luas lingkaran, persegipanjang, segitiga dan trapesium.

Semoga bermanfaat.

Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

3612692724025099404